Kejuaraan Bulutangkis Asia 2018, Tunggal Putri Habis

Jelang turnamen bergengsi Thomas-Uber Cup 2018 di Thailand bulan Mei nanti, Indonesia memang berjuang semaksimal mungkin. Demi membawa kembali kehormatan Piala Thomas dan Uber ke Nusantara, PBSI selaku induk organisasi olahraga badminton Indonesia mengirimkan atlet-atlet terbaik mereka di berbagai ajang. Semua dilakukan demi melihat kesiapan para atlet serta tentu sebagai evaluasi jelang Asian Games 2018.

 

Sebagai turnamen beregu, tunggal putra dan putri memang jadi sektor yang wajib disorot jelang Thomas-Uber Cup 2018. Beruntung, tunggal putra terbaik Indonesia saat ini, Anthony Sinisuka Ginting masih bisa melaju ke babak kedua. Ginting berhasil menang dua set langsung saat melawat pemain Sri Lanka, Niluka Karunaratne dengan skor 22-20 dan 21-12. Di babak berikutnya, Ginting harus ekstra waspada karena dirinya bakal berjumpa dengan mantan pebulutangkis nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei yang melawan wakil China, Qiao Bin.

 

Menyusul langkah Ginting, Jonatan Christie melaju dengan mulus usai mengalahkan pemain Jepang, Kazumasa Sakai hari Rabu (25/4) dengan skor 21-13, 21-11. Di babak berikutnya, Jojo sebagaimana dia disapa akan berjumpa dengan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Sejauh ini Jojo dan Angus berbagi head-to-head 2-2. Sementara itu Ihsan Maulana Mustofa justru gagal melaju karena dikandaskan unggulan kedua asal Korea Selatan, Son Wan Ho. Ihsan yang selalu menang harus mengakui kemenangan Wan Ho dengan 17-21, 10-21.

 

Nasib lebih menyedihkan justru dialami sektor tunggal putri yang sudah tak punya wakil. Karena Hanna Ramadini tumbang dari pemain judi togel Korea Selatan, Lee Jang Mi lewat tiga gim yang sangat ketat 17-21, 21-17, 23-25. Rekannya, Dinar Dyah Ayustine juga kalah 17-21, 18-21 dari Cheung Ngan Yi.

 

10 Wakil di Babak Kedua

 

Indonesia masih bisa bernafas karena menempatkan 10 wakilnya di babak kedua. Mereka adalah empat wakil ganda putra dan masing-masing dua wakil dari tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran. Sektor ganda putra meloloskan Angga Pratama/Rian Agung Saputro usai menang atas Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Lalu ada Berry Angriawan/Hardianto, pasangan gaek Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang mengandaskan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dan tumpuan baru ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang mengalahkan Choi Hyuk Gun/Park Kyung Hoon.

 

Yang cukup berat mungkin adalah Berry/Hardianto yang berjumpa peraih perak Olimpiade Rio 2016, Goh V Shem/Tan Wee Kiong dan Hendra/Ahsan melawan unggulan kelima asal Taiwan, Lee Jhe Huei/Lee Yang. Angga/Rian dan Fajar/Rian berpotensi perang saudara di babak perempatfinal jika lolos babak ketiga.

 

Melengkapi laju ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Latsir ada Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto yang akan berhadapan pasangan Malaysia unggulan keenam, Goh Soon Huat/Sheyon Jemie Lai. Dan di sektor ganda putri, ada Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menyingkirkan ganda China Huang Dongping/Li Wenmei dengan skor 15-21, 21-11, 21-19. Menemani Polii/Apriyani adalah Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta yang akan berjumpa lawan berat, unggulan pertama asal China yakni Chen Qingchen/Jia Yifan.

 

Persiapan Demi Thomas-Uber Cup 2018

 

Melihat formasi wakil yang lolos, bisa ditebak kalau tunggal putri adalah masalah utama untuk bisa memboyong Piala Uber ke Indonesia. Belum lagi Polii/Apriyani masih belum bisa jadi tumpuan utama karena masih tak konsisten. Tak jauh berbeda, sektor putra juga masih punya PR. Meskipun kemampuan merata, Thomas Cup seolah masih menumpu pada kegarangan Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya semata.

admin