Karier Baru, Steven Gerrard Jadi Manajer Rangers

Pada 24 November 2016, sepakbola global melepaskan salah satu talenta terbaiknya yakni Steven Gerrard dari lapangan hijau. Pria kelahiran Whiston di Inggris itu memilih untuk gantung sepatu di usianya yang ke-36 tahun. Sudah mulai bermain sepakbola sejak tahun 1989, legenda Liverpool itu menghabiskan satu tahun terakhirnya jelang pensiun di LA Galaxy.

 

Namun sepertinya meninggalkan sepakbola yang sudah menjadi nyawanya selama 27 tahun bukanlah hal mudah bagi Gerrard. Kurang dari dua tahun, ayah tiga putri itu siap kembali ke lapangan hijau. Bukan sebagai pemain bandar togel online , tapi Gerrard akan menapaki babak baru dalam kariernya yakni menjadi manajer klub Skotlandia, Rangers FC.

 

Hanya pernah jadi pelatih tim Liverpool U-18, Gerrard cukup percaya diri untuk menjalani kontrak selama empat tahun bersama Rangers. Dengan demikian, Gerrard akan menggantikan posisi Graeme Murty yang baru saja dipecat Rangers pada Selasa (1/5) kemarin. Kontrak Murty dihentikan Rangers usai mereka kalah 0-5 atas rival sekota, Celtic FC. Hanya saja Gerrard baru aktif menjadi manajer Rangers per 1 Juli 2018.

 

“Saya sangat tersanjung menjadi manajer baru Rangers. Saya tak sabar menantikan petulangan baru di Rangers sebagaimana kami ingin meneruskan kesuksesan yang telah klub ini raih,” jelas Gerrard panjang lebar. Sebagai manager Rangers, tugas Gerrard akan cukup berat karena The Gers butuh minimal dua kemenangan di tiga laga sisa supaya bisa aman di tiga besar dan lolos ke Liga Eropa musim depan. Sebelum resmi dipegang Gerrard, saat ini Jimmy Nicholl bertanggung jawab sebagai pelatih sementara Rangers.

 

Alasan Gerrard Pensiun

 

18 tahun berkarier di klub profesional, Gerrard menghabiskan 17 tahun di antaranya bersama Liverpool. Dianggap sebagai legenda hidup The Reds, Gerrard memang masih jadi idola para pendukung The Reds. Dalam wawancaranya kala itu kepada BT Sport, mantan kapten timnas Inggris ini menilai bahwa sudah tiba saatnya untuk menyudahi karier sebagai pemain sepakbola. Bahkan dalam 3-4 bulan terakhirnya bersama LA Galaxy, Gerrard seringkali mengalami cedera.

 

“Ada beberapa alasan mengapa saya memutuskan untuk pensiun. Saya menyadari bahwa waktu saya akan segera berakhir. Tubuh saya mulai berbicara lewat rasa sakit secara reguler. Dan dalam beberapa tahun terakhir, saya merasa diri saya mulai melambat. Saya tidak bisa lagi memberikan performa seperti dulu lagi dan semakin lama hal itu membuat frustasi. Namun di masa depan, saya memiliki impian untuk jadi manajer atau asisten manajer serta kembali terlibat di ruang ganti,” papar Gerrard penjang lebar.

 

Klopp Angkat Bicara Soal Gerrard Jadi Pelatih

 

Gerrard memang salah satu sosok yang tak bisa dilepaskan dari Anfield. Sudah bergabung ke Liverpool saat masih bocah berumur 9 tahun. Barulah Gerrard mendapatkan karier senior di tahun 1998 dan menjadi kapten The Reds mulai 2003 hingga hengkang ke LA Galaxy. Menanggapi keputusan Gerrard menjadi pelatih Rangers, manajer Liverpool yakni Juergen Klopp pun angkat bicara. Pria asal Jerman ini rupanya sangat mendukung karier Gerrard.

 

“Jika sesuatu terjadi, sikap klub selalu jelas bahwa dia sudah dan akan selalu jadi legenda Liverpool. Apa pun yang ingin dilakukannya, kami mendukung dia. Saya bisa membayangkan kalau banyak klub tertarik merekrut Gerrard, seperti dilansir Sportsmole. Hanya saja Klopp berharap Gerrard tidak menerima tawaran melatih rival sekota dan musuh abadi Liverpool yakni Everton serta Manchester United.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *